Moon-jae menghubungi editor lamanya, berharap sang editor bisa membelanya. Dalam kebingungan, sebuah pesan teks dari Noja menjadi satu-satunya harapan baginya.
Moon-jae menghubungi editor lamanya, berharap sang editor bisa membelanya. Dalam kebingungan, sebuah pesan teks dari Noja menjadi satu-satunya harapan baginya.